Postingan

Terimakasih dari Liana :)

Untuk kalian yang latah dalam menyikapi sesuatu, timpal menimpal kritikan hanyalah buang-buang waktu, percayalah hidup ini tidak bisa dijalani dengan hanya begitu, selamanya kita tak akan sampai pada titik temu, karena kebenaran selalu bersifat “relative to”. –Liana- Setelah membaca bermacam kritikan dari berbagai pihak, sambil nyengir nahan sesak napas rasanya jari saya mulai gatel jika hanya berdiam. Sengaja, yang saya baca memang hanya tulisan-tulisan yang berisi kritikan, karena membaca lontaran pujian tidak memberikan efek apapun selain menambah kesombongan. Untuk itu, gatelnya jari saya sebenarnya karena memang sudah tak tahan untuk menulis ucapan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada pihak yang telah meluangkan waktu untuk tidak terlihat mainstream dengan menyampaikan kritikan. Namun kurang afdhol rasanya jika ucapan terimakasih saya tidak saya jelaskan ditujukan kepada siapa, takutnya nanti ucapan terimakasih saya salah sasaran. Heuheu baiklah saya akan pretheli satu ...

~~~

bulan Agustus, adalah bulan dimana Indonesia mendapatkan kemerdekaannya dengan mengumandangkan proklamasi. harapannya di bulan inin aku juga bisa begitu, lepas dari rasa galau yang menjajah diriku sendiri. aku saat ini tengah menempuh tugas akhirku sebagai seorang mahasisiwi yang memiliki tuntutan akademis juga punya tanggungjawab organisasi. ku rasa ini memang saat-saat terakhirku di kampus, jadi aku memang ingin menuntaskan segalanya dengan setunas-tuntasnya. galau yang menjajah diriku bukanlah galau yang berasal dari luar seperti temen-temen seusiaku sering mengeluhkan, seperti gara-gara pertanyaan; kapan wisuda? pacarnya mana? kapan nikah? kuliah terus ngga pengen nikah? dsb. BUKAN, yes BUKAN itu yang membuatku galau. untuk memahamiku setidaknya kalian perlu berkenalan denganku terlebih dahulu. yes, karena ini memang blog baru. namaku Liana, aku mahasiswi UIN Walisongo angkatan masuk 2013. aku mahasiswi jurusan pendidikan Matematika. sama seperti matematikawan barat bernama Ber...

Al-Battani, Bapak Trigonometri

Gambar
Al-Battani atau Muhammad Ibn Jabir Ibn Sinan Abu Abdullah dikenal sebagai bapak trigonometri. Ia adalah tokoh bangsa Arab dan gubernur Syria. Dia merupakan astronom Muslim terbesar dan ahli matematika ternama. Al-Battani melahirkan trigonometri untuk level lebih tinggi dan orang pertama yang menyusun tabel cotangen. Salah satu pencapaiannya yang terkenal adalah tentang penentuan tahun matahari sebagai 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik. Al Battani (Bahasa Arab أبو عبد الله محمد بن جابر بن سنان الحراني الصابي البتاني ; nama lengkap: Abū ʿAbdullāh Muḥammad ibn Jābir ibn Sinān ar-Raqqī al-Ḥarrani aṣ-Ṣabiʾ al-Battānī), Sedangkan dalam Latin dikenal sebagai Albategnius, Albategni atau Albatenius.