Terimakasih dari Liana :)
Untuk kalian yang latah dalam menyikapi sesuatu, timpal menimpal kritikan hanyalah buang-buang waktu, percayalah hidup ini tidak bisa dijalani dengan hanya begitu, selamanya kita tak akan sampai pada titik temu, karena kebenaran selalu bersifat “relative to”. –Liana- Setelah membaca bermacam kritikan dari berbagai pihak, sambil nyengir nahan sesak napas rasanya jari saya mulai gatel jika hanya berdiam. Sengaja, yang saya baca memang hanya tulisan-tulisan yang berisi kritikan, karena membaca lontaran pujian tidak memberikan efek apapun selain menambah kesombongan. Untuk itu, gatelnya jari saya sebenarnya karena memang sudah tak tahan untuk menulis ucapan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada pihak yang telah meluangkan waktu untuk tidak terlihat mainstream dengan menyampaikan kritikan. Namun kurang afdhol rasanya jika ucapan terimakasih saya tidak saya jelaskan ditujukan kepada siapa, takutnya nanti ucapan terimakasih saya salah sasaran. Heuheu baiklah saya akan pretheli satu ...